Topografi dan Lereng di KPH. Pogogul

Topografi Kabupaten Buol terdiri atas topografi pegunungan, perbukitan dan dataran. Topografi dataran menyebar pada seluruh wilayah kecamatan, demikian pula topografi perbukitan. Untuk topografi pegunungan dominan dijumpai di wilayah Kecamatan Biau, Tiloan, Bukal, Bunobogu, Gadung, Paleleh barat dan Paleleh.

Berdasarkan kondisi topografi wilayah, Kabupaten Buol terbagi menjadi tinggi bagian yaitu dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi memanjang dari Timur ke Barat disepanjang deretan pegunungan perbatasan Provinsi Gorontalo, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Tolitoli. Sedangkan dataran rendah dapat dijumpai diseluruh wilayah kecamatan. Ketinggian tempat berkisar antara 0 m – 2.394 m di atas permukaan laut dimana titik terendah berada di tepian laut dan titik tertinggi adalah G. Malino 2.394 m.dpl. di Kecamatan Tiloan.

Topografi di wilayah KPHP Unit I didominasi pegunungan dan perbukitan. Adapun topografi dataran, berombak dan bergelombang hanya dijumpai pada wilayah-wilayah sempit diantara perbukitan dan pegunungan. Namun demikian wilayah dataran terluas di jumpai di kawasan hutan produksi (HP dan HPT) DAS Buol, DAS Yango dan DAS Mayangato.

Wilayah KPHP Unit I merupakan daerah berbukit dan bergunung terutama pada bagian tengah yang memanjang dari timur ke barat. Sedangkan daerah dataran rendah ditemukan pada bagian utara wilayah KPHP yang berbatasan dengan kawasan permukiman dan pertanian di APL. Ketinggian wilayah berkisar antara 80 m – 2.071 m di atas permukaan laut.

Karena sebagian besar wilayah ini merupakan pegunungan maka kemiringan lahan di wilayah KPHP unit I sangat beragam, mulai kelas lereng datar hingga sangat curam. Namun demikian yang mendominasi wilayah KPHP ini adalah kelas sangat curam.